Ingat sebuah acara di salah satu stasiun TV swasta, dengan hostnya Mr. Tukul Arwana? Ya, tepat sekali … Nama acaranya Bukan Empat Mata, sebelumnya namanya adalah Empat Mata. Saya ingin nyinggung salah satu kata yang popular di acara tersebut adalah “Kembali ke Laptop”. Kata tersebut, diucapkan oleh Tukul ketika dia kembali fokus pada idea atau pertanyaan pokok yang akan ditanyakan pada tamu-tamunya.
Ada apa dengan kata “kembali ke ……!” dengan saya?”
Ya, hari ini tepatnya, 5 September 2011, saya kembali ke jalur semula dengan bekerja di industri agrikimia setelah kurang lebih 2 tahun mampir di industri training dan consulting. Seperti dalam tulisan saya sebelumnya, saya bekerja di Rumah Perubahan, di devisi Change Management Consulting (CMC), yang banyak menangani training dan konsutansi dengan pendekatan “change management” dan “strategic management”. Selama 2 tahun menjadi salah satu konsultan bisnis dan manajemen di CMC, telah membawa banyak perubahan ”mindset”, “knowledge”, “skill”, “capability” dan “network” yang pastinya akan sangat bermanfaat jika saya aplikasikan kembali ke dunia praktis di industri dimana saya bekerja sekarang.
Saya dibesarkan berkarir sejak awal di industri agrokimia ini, bermula dari perusahaan MNC Australia dari mulai Market Development Executive sampai dengan Market Develompment Manager, kemudian bergabung dengan National Company yang sekarang saya masuki kembali.
Apapun perusahaan dan jalur karir yang dipilih, penting untuk menentukan tujuan akhir mana yang akan kita tuju, walaupun dengan jalan yang tidak mesti “straight to the point”. Seperti yang saya jalani sekarang ini. Berpindah perusahaan, berpindah industri, berpindah karir, namun insyaalloh ini masih “on the track” dengan tujuan akhir yang mau saya tuju. Karena “I love everything in my live”.
Itulah pentingnya “roadmap” atau peta jalan dalam karir dan kehidupan. Ini juga yang dinamakan strategi. Yakni dengan sumber daya dan kapabilitas yang terbataspun, fokus tetap pada tujuan akhir.
Bismillah…